Kejujuran dan Kamar Kecil

..dari dlm bilik kamar kecil, aku mendengar percakapan cukup ramai di sisi luar…
A: Nilai UTS …. (sambil menyebut nama sebuah mata kuliah) mu kemarin berapa?
B: Aku dpt 70…. ~jelas sekali terdengar nada gembira dari si B~
A: Masak? Nggak mungkin!
B: Beneran. Tanya si C.
C: Iya, dia dapat 70. Keren tuh….
A: Koq bisa?!
B: Soalnya aku nyontek..Hahahaha…


pintu kamar mandi kubuka, ekor mataku jelas menangkap raut wajah penuh kekagetan dari wajah B dan C…. wkwkwkwk…. ternyata aku kenal mereka….

Dengan santai, aku pun berjalan menuju kelas… Baru beberapa langkah keluar dari ruangan itu, aku sengaja berhenti. Terdengar ada percakapan lanjutan di antara mereka…
B: Aseeeeeem! Itu tadi dosenku yg ngajar mata kuliah yg kamu tanyakan…
A: Seriuuuuus???
B: iya…. aseeeemmmmm… (sengaja diperhalus)

#KamarKecil
#Kejujuran

Advertisements

Cermin…

img_20170214_230858“Pak,  bagaimana kalau cermin ini aku keluarkan dari kamar?” usul seorang anak gadis kepada bapaknya.

“Kenapa begitu,  anakku yang cantik? ” tanya si bapak.

“Ah…  Bapak membuatku makin membenci cermin ini.  Aku tidak cantik seperti yang Bapak bilang. Cermin ini menunjukkannya tiap hari. Aku sangat gemuk,  Pak.  Dan itu sangat buruk…!!!”

“Hehehe… Coba dengar dan pikirkan dgn tenang kata2 Bapakmu ini,  Putri cantikku. Apakah setelah cermin ini kita singkirkan, masalahmu selesai? “tanya si Bapak.

“Paling tdk aku lebih tenang,  Pak, ” sanggah si anak.

“Blm selesai Bapak bicara,  sdh kamu potong. Tdk boleh begitu anakku. Coba dengar baik2…” kata si Bapak.

“Kamu sdh besar.  Kamu pasti tahu bagaimana menyelesaikan masalahmu.  Membuang cermin sama artinya dgn membohongi diri. Kamu mencoba lari dari masalah, bukan mencoba menghadapi dan menyelesaikannya. Cermin di kamarmu bisa saja kita buang. Bgm dgn cermin di ruangan lain? Di kampusmu?  Di tempat2 lain yg kamu kunjungi?  Masak harus disingkirkan semua? ” kata Bapaknya sambil tersenyum,  sedikit menggoda.

Kali ini si anak tidak protes,  tapi jelas masih ada kegalauan di wajahnya.

“Nak,  jangan jadikan cermin sbg musuh.  Jadikan dia teman yg akan selalu menemanimu.  Dia akan menunjukkan apakah kau sdh berusaha  cukup keras utk jadi cantik spt yang kamu harapkan. Cermin adalah teman yang sangat jujur.  Menyingkirkan cermin, berarti menyingkirkan apa hayoooo??” tanya si Bapak.

“….menyingkirkan teman yang jujur ya,  Pak?” jawabnya lirih.

“Sipl! Itu baru jawaban yang benar dan cantik… ”