Kampung Ilmu – Jl.Semarang, Surabaya

 

Hari Sabtu siang (14.30) , mendadak anak saya ngomong kalau mau ke Kampung Ilmu di Jl. Semarang, Surabaya (dekat Stasiun KA Pasar Turi).
“Ngapain ke sana?” saya pun bertanya.
“Cari buku-lah. Di sana kan pusatnya buku bekas, “jawabnya.
“Papa mau ikut? Kita naik motor aja, boncengan. Pakai celana pendek dan kaus oblong saja, Pa. Biar dapat murah….” lanjutnya.
Hahaha…. senang juga dengar strategi belanjanya.
“Ok. Ayo berangkat!!!” 🙂

Setelah menempuh perjalanan sekitar 15km (dari Rungkut) sampailah kami di Kampung Ilmu. Lumayan jauh juga ternyata. Apalagi Surabaya sedang panas-panasnya. Makin terasa jauh… hehehe
remo

Suara musik gamelan “menyambut” kedatangan kami saat memasuki gerbang. Ternyata puluhan anak (usia SD-SMP) sedang berlatih tari Remo. Beberapa orang tua pengantar duduk di atas sepeda motor sambil mengawasi anak-anaknya berlatih.
toko bukuMotor pun kami parkir. Tempat parkirnya cukup luas dan adem.
Kami pun langsung menuju beberapa stan penjual buku. Mulai dari yang terdepan. Cukup banyak pengunjung Kampung Ilmu sore ini. Umumnya mahasiswa.

novel“Genre” yang dijual macam-macam. Buku pelajaran anak SD-SMA, buku teks buat mahasiswa berbagai jurusan (teknik, ekonomi, kedokteran, agama, dll), karya sastra berbagai penulis ternama, termasuk beberapa buku-buku lawasbernilai tinggi seperti Di Bawah Bendera Revolusi, kumpulan cerita anak-anak karangam HC Andersen, dsb Ada buku bekas, ada juga buku baru. pramoedyaNah, menyangkut keaslian buku baru, saya tidak tahu 🙂

Tidak cukup waktu sehari untuk melihat buku-buku di sini.
Dua hal yang perlu diingat saat mengunjungi Kampung Ilmu. Satu, jangan lupa menawar. Kedua, jangan lupa memeriksa kualitas kertas dan kelengkapan halaman buku yang hendak di beli.Buku yang dibeli anak saya, awalnya ditawarkan dengan harga Rp 40rb. Hanya dua kali tawar, jatuhnya Rp 20rb. Beberapa buku akhirnya kami beli. Penghematannya? Lumayaaaaan… 😀
Selesai membeli buku, tidak perlu buru-buru pulang. Mampir dulu di kantin yang letaknya di tengah-tengah Kampung Ilmu. Bisa ngopi, makan mie, dll. Ada wifi gratisnya juga. kopi Toleh kanan, toleh kiri…..dan, hmmm… ada ruangan yang menarik di lantai 2 kompleks Kampung Ilmu. Sebuah gedung serbaguna. Cukup menarik bangunannya. Tapi sepertinyserba gunaa, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Perkiraan saya tersebut diperkuat informasi yang diberikan tukang parkir.
Setelah potret sana potret sini pakai kamera HP yang mulai menurun kualitasnya, saya pun kembali tergoda melihat gerakan anak-anak kecil Daniyang demikian semangat berlatih tari Remo. Sempat ketemu dengan pengelolanya juga, namanya Pak Dani. Beliau sangat ramah. Menurut Pak tari remoDani, kegiatan berlatih tari Remo ini sudah berjalan sejak Oktober 2013, dan gratis!!!  FYI, menurut bapak tukang parkir, Kampung Ilmu ini paling ramai hari Sabtu dan Minggu. Kios-kiosnya rata-rata tutup sekitar jam 17.00 an. Tapi lokasi tetap buka sampai pukul 24.00.

Bagaimana? Ingin berwisata dengan nuansa lain di Surabaya? Ajak sanak keluarga dan teman ke Kampung Ilmu Surabaya. Membaca itu uenaaaaak lho, rek 🙂

 

Advertisements

One thought on “Kampung Ilmu – Jl.Semarang, Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s