Corporate Culture: Kami vs Kita

customer-service-Kejadian di sebuah bank plat merah-
(S)aya: Mas, saya mau buat key utk e-banking.
(C)ustomer (S)service: (entah mengapa wajahnya langsung terlihat agak masam) Maaf, Pak, KAMI tdk punya key. KAMI adanya t*k**.
S: hehehe.. Maaf ya, Mas…saya salah sebut…~baru sadar kalau istilah yang saya pakai tadi sdh melekat kuat di benak banyak orang identik dengan salah satu bank swasta besar di Indonesia 😀 ~
CS: t*k** KAMI beda dgn produk bank yg Bapak bilang tadi…~wuik, corporate ego benar2 tertanam di sang CS 😀 ~
S: Ok-lah, mas …kalau gitu saya mau urus t*k** saya…


… Setelah urus sana-urus sini, termasuk mengisi sendiri form yang lumayan banyak isinya, akhirnya t*k** itu “sepertinya” siap dipakai…


CS: Pak, begini cara mengaktifkannya…(Sambil menghadapkan monitor komputer ke saya…)… Bapak masuk dulu ke website KAMI…. Silakan Bapak masukkan ID dan Passwordnya, Pak….
S: (saya pun mengetikkan ID dan password)…
CS: Nah, sekarang kita masuk ke bagian ini…(sambil menggerakkan mouse)

… Dan… Alamakkk…inetnya poetoessss…

CS: Maaf, Pak. Ada sedikit gangguan di jaringan kami. Bapak bisa mencoba di rumah, petunjuk lengkapnya ada di buku kecil ini…
S:Ok, Mas. Terima kasih atas bantuannya.
CS: Baik, Bapak. Mungkin ada lagi yang bisa saya bantu?
S: Tidak, terima kasih banyak. Selamat sore 🙂
CS: Selamat sore, Bapak… 🙂

…Beberapa hari kemudian…

-Kejadian di sebuah bank swasta-
S: Mas, saya mau ganti buku
CS: Baik, Pak. Sekalian saya uruskan m-bankingnya ya, Pak.
S:Buat apa, Mas?
CS: Ini mirip seperti produk **** di Bank swasta X. Bedanya, punya KITA fungsinya jauh lebih banyak….

~wkwkwk si Mas tanpa ragu menyebut nama produk milik tetangga, plus nama bank tetangga…FYI, tetangganya adalah pemilik key yang sempat saya sebut di kisah terdahulu…
Satu lagi, sang CS tidak berbisik-bisik waktu menyebutkannya. Padahal di sekitarnya ada dua orang CS lagi… ~

S: Ada biayanya?
CS: tdk ada, Pak. Bapak bisa atur semuanya dgn sangat mudah… ~Sambil mengisikan form saya, sang CS pun menjalankan perannya sebagai agen pemasaran. Penjelasannya detail, mudah dipahami, dan ini yg menyenangkan… Sangat ramah! ~
CS: Buku dan M-banking bapak sdh selesai. Ada lagi yg bisa saya bantu, Pak?
S: Sdh cukup, Mas. Terima kasih banyak atas bantuannya…

~Pelayanan yang memuaskan! Tanpa ragu saya tap GOOD pada papan indikator kepuasan pelayanan di meja CS tsb~

~KAMI vs KITA, sensitifitas thd situasi kompetisi,  meminta nasabah mengisi form sendiri vs mengisikan form nasabah, Beda sekali, bukan? 🙂  Bagi beberapa orang, kejadian yang saya alami bisa saja dianggap sebagai sebuah kebetulan dan tidak bisa dijadikan kesimpulan umum tentang kinerja sebuah perusahaan (bank)… Saya setuju pendapat tersebut! 🙂 Tapi kita juga tidak boleh lupa, budaya organisasi (corporate culture) sangat mempengaruhi kinerja sebuah perusahaan…

… Corporate culture tells where we are ….
… Corporate culture shows who we are …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s