Setitik Harapan dan Warisan Dari Hutan Jati

jatiKawasan penanaman hutan jati Bangilan-Tuban, Jatim 1985.

Papa saya (P): Bang, bapak2 ini besar kemungkinan tidak akan melihat proses penebangan pohon yg ditanamnya saat ini…

Saya (S): kenapa, Pa?

P: Umur jati yg siap panen di atas 60 tahun, di atas 70 tahun lebih baik…

S: Kenapa mereka demikian semangat waktu menanam? merawatnya juga aku lihat tekun dan rajin (sambil melihat ke lokasi lain yang ditanami jati berumur sekitar 10 tahun)

P: Mereka berharap, keturunan mereka nanti yang menebang. Mereka tidak meninggalkan uang kepada keturunan mereka karena miskin. Tapi mereka masih berharap mampu meninggalkan pekerjaan bagi anak2 mereka, ya menebang kayu jati yang layak ditebang.

~Terima kasih untuk papaku SSP Tambunan, yang selalu mengajarkan nilai2 kehidupan kepadaku hingga hari ini…..~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s