Kata siapa gaji dosen kecil???!!!!

teacher“Pak T, jadi dosen itu enak, ya?” tanya seorang mahasiswaku dalam sebuah obrolan siang.
“Kenapa kamu berpikir begitu?” tanyaku.

“Berarti nggak enak, dong???”  pertanyaannya sedikit menggoda

FYI, si mahasiswa yang tanya ini IPK nya lumayan tinggi. Di atas 3.5.

Dari informasi yang beredar di kampustainmen, anak ini ingin jadi dosen kalau lulus. Ruaaarrr biazzza!!!

Sebuah cita-cita yang sangat mulia…. 😀

“Wah, koq kesimpulanmu begitu?”

“Saya lihat Pak T sering senyum-senyum….”

Hmmm…. Kurang ajar juga ini bocah! Jangan2 dia mau ngomong kalau aku ada gila2nya sedikit, tapi pakai istilah yang diperhalus….hehehe….

“Masak iya, sih?’ Terus apa hubungannya dengan enak tidaknya profesi dosen?”

“Ya adalah, Pak. Itu kan artinya Pak T menikmati pekerjaan ini…”

“Oooo…begitu,ya?”  komentarku singkat.

“Aneh sih sebenarnya, Pak. Koq bisa orang menikmati pekerjaan seorang dosen. Padahal gajinya kecil….” sambungnya.

“KATA SIAPA GAJI DOSEN KECIL???!!!!!” harga diriku “pura-pura” tersentak…. 😀

“Kata Pak Dosen baru yang masih muda itu, Pak…” jawabnya kalem sambil menyebut nama salah satu dosen yang baru saja bekerja satu semester di kampusku.
“Oooo….dia… Kalau itu dia yang salah…” jelasku santai….

“Maksud Pak T dia berbohong?”

“Bukan berbohong. Maksud saya,… salah dia sendiri kenapa gajinya diambil tiap bulan. Coba diambil setahun sekali, pasti gajinya lumayan besar….”  kujawab dia pakai joke yang sering dilontarkan sesama rekan dosen…. 😀

“Ooo…. Saya tahu maksud Pak T. Berarti kalau jadi dosen sebenarnya tidak perlu mengandalkan hidup pada gajinya.  Seorang dosen adalah orang yang sudah tidak punya ketergantungan masalah finansial lagi ya, Pak… :D”

“Hahahaha….ngledek kamu, ya,” aku pun tertawa. Menertawakan diriku sendiri …. 😉

 

Advertisements

4 thoughts on “Kata siapa gaji dosen kecil???!!!!

  1. “Seorang dosen adalah orang yang sudah tidak punya ketergantungan masalah finansial lagi ya, Pak”

    BETUL, TAPI UNIVERSITAS JANGAN KETERLALUAN MEDITNYA.

    Saya dosen part time. Mengajar di Business School terkemuka di Indonesia. Demi mengajar, saya tinggalkan meeting-meeting penting, menembus kemacetan Jakarta. Demi kecintaan saya membagikan ilmu kepada generasi muda.

    Honornya? dari tahun kuda tidak berubah, untuk bayar bensin ke kampus aja ngepas. Supir saya aja ketawa liat honor saya. Business School terkemuka loh!!

    Jadi kampus-kampus sepertinya memanfaatkan orang-orang profesional/eksekutif yang memang “gak butuh duit dan cinta mengajar” untuk diberi honor yang sekecil mungkin LEBIH KECIL DARI tukang pijat.

    So sebagai kampus (dan mahasiswa) tolong lebih hargai lah dosen-dosen parttimenya yang capek-capek mengajar malam hari setelah seharian bekerja di kantor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s