Perjalanan Pendek Nan Panjang

lantai4“Pak Tambunan, mulai besok menempati ruang L-401, ya. Biar lebih mudah mengawasi aktifitas lab,” pesan Pak Dekan kepadaku.

“Baik, Pak.”

***

Tanpa lift, mendaki gedung setinggi empat lantai ternyata lumayan melelahkan buat kakiku. Apalagi kalau mesti menyangga badan seberat 75kg dan melakukannya bolak balik. FYI,  istriku adalah “aktor ( atau aktris,ya???) utama yang sukses besar menggagalkan setiap rencana dietku. Idenya untuk membuat masakan baru, selalu berhasil membangunkan naga yang mendekam dalam perut mungilku ini…:D

Dan benar, sekitar dua minggu pertama sejak pertama menempati ruang di lantai empat gedung L, terpaksa aku memanggil tukang pijat, khusus buat “merestrukturisasi” kaki….wakakakak..

“Belum terima tunjangan jabatan, sudah keluar uang Rp 35.000 buat tukang pijat. Minus, nih,” goda istriku.

Aku terbahak-bahak, menikmati sindirannya.

Memang cukup melelahkan  berkantor di lantai empat gedung L ini. Apalagi kelas tempat aku mengajar ada di lantai tiga gedung U dan lantai empat gedung B. Keduanya terpisah cukup jauh dari gedung L –tempatku. Oya, tidak ada jalan penghubung di lantai-lantai atas antar gedung.

***

Kulihat jadual di tembok. Ya, hari Kamis ini jadualku mengajar di lantai empat gedung B. Dengan santai aku menuruni setiap anak tangga gedung L lantai 4 di mana singgasanaku berada :D.

Lantai tiga…lantai dua…dan lantai satu….

Mampir sebentar ke ruang administrasi. Ambil spidol dan map lembar absen mahasiswa.

Sambil sesekali menyapa mahasiswa yang berpapasan di tangga, aku menaiki satu demi satu anak tangga di gedung B menuju lantai empat.

Sesampai di ruang kelas, mahasiswaku yang biasanya ribut, terlihat sangat tenang sambil mempelajari beberapa berkas.

Uppppssss…. Aku lupa kalau hari itu seharusnya ada ujian. Dan ini masalah terbesarnya, soal ujian mereka ternyata tertinggal di ruanganku, lantai 4 Gedung L!!!!

“Hmmm…sebentar saya ada yang kelupaan, kalian tunggu sebentar, ya.”

Tidak ada yang menjawab, mereka justru terlihat makin serius.

Terpaksa aku turun dulu ke lantai dasar gedung B.

Setengah berlari aku menuju ke gedungku (gedung L). Naik ke lantai empat, buka rungan, ambil soal. Turun lagi ke lantai dasar, berjalan cepat ke belakang, dan naik lagi ke lantai empat gedung B..

Sudah saatnya ada penghubung antar gedung di kampus tempatku bekerja. Kalau begini terus, bisa habis pelumas sendi-sendi kakiku!

Belum sempat membuka pintu kelas, tahu-tahu ponselku berbunyi.

“Halo. Selamat pagi, Pak.” Sempat kulihat ada nomor Pak Dekan di hpku.

” Pagi, Pak Tambunan. Segera ke ruangan saya sekarang sambil bawa berkas yang kemarin ya, Pak. Ada pemeriksaan dari Kopertis” kudengar suara Pak Dekan dengan nada yang sangat terburu-buru.

“Ok, Pak.”

Waduhhh….berkas yang dimaksud aku tinggal di ruanganku.

Aku buka pintu kelas, “Kalian belajar sebentar, ya. Saya dipanggil, Pak Dekan.”

“Yang lama saja, Pak….” kata beberapa mahasiswa….wkakakak

Yup, apa boleh buat. Dari lantai empat gedung B, aku turun lagi ke lantai dasar. Naik ke lantai empat di gedung L. Ambil berkas. Turun lagi, kemudian naik ke lantai dua menuju ruang Pak Ketua, di gedung U.

Kemudian, turun lagi, balik untuk mengadakan ujian di lantai empat gedung B.

“Ya, silakan dikerjakan!” perintahku sesampai di ruangan kelas.

“Soalnya mana, Pak?”

Ya, ampun!!! Soalku tertinggal di ruanganku waktu aku ambil berkas yang diminta Pak Ketua.

Wahhh…nggak iya, nih!!!!!

‘Ok, guys….kelas dibubarkan. Soal kalian ketinggalan lagi di ruangan, saya sudah capek…”

“Asssssiiiiiikkkkkk, terima kasih, Pak!” serentak mereka menjawab dengan wajah nan ceria.

Advertisements

3 thoughts on “Perjalanan Pendek Nan Panjang

  1. Hwahahhahaa ahahhahaa ahahhahahaaaa ga bs komen aku Bang, numpang ngakak aja hwahahahaa hahahahahahaa hahahaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s