INTERVIEW WITH CALON PRESIDEN FRODO BAGGINS OF LORD OF THE RINGS

by Tigor Tambunan

Sinopsis

Script ini merupakan parodi situasi politik menjelang pemilihan presiden atau kepala daerah. Figur Frodo Baggins dalam film Lord of The Rings diangkat sebagai calon independen yang mencalonkan dirinya sebagai Presiden di negeri yang bukan negerinya sendiri. Sehingga nuansa independensinya terlihat murni banget.

Script disusun dalam model dialog antara seorang Inverviewer (I) dan FrodoBaggins (FB). Sedangkan situasi background disi oleh tampang-tampang figur-figur utama dalam film Lord of The Rings.

 Scripted dialog

Interviewer (I): Mas Frodo, bagaimana kesan anda setelah dicalonkan jadi presiden di negara suka-suka ini?

Frodo Baggins (FB): Wah gimana, ya? Sebetulnya berat juga. Apalagi saya dengar dari Ompung Gandalf alur sejarahnya mirip seperti cerita Lord of The Ring III.

I        :  Khan enak. Nanti Mas Frodo akhir-akhirnya bisa abadi, seperti para Elf.

FB    :  Jadi Elf itu nggak gampang lho, Mas…(tersenyum)…mesti bijaksana, nggak gampang marah, dan selalu berpikiran untuk menolong siapa saja yang membutuhkan pertolongan. Banyak godaannya!

I        :  Banyak godaan? Maksud Mas Frodo?

FB    :  Lihat aja Mbah Saruman! Mas khan orang Jawa, pasti tahu artinya Saru-man, “wong sing saru”, …

I        :  Maksudnya, Mas Frodo takut sama godaan yang bakal dihadapi kalau jadi Presiden?

FB    :  Tidak! Sama sekali tidak!Tapiii,,, ya ada juga sih sedikit. Wong gara-gara berebut cincin kecil saja saya hampir masuk jurang magma sama si Smeagol.

I        :  Ada hal lain yang lebih menakutkan buat Anda?

FB    :  Jelas! Ya, orang-orang seperti Sauron itu.

I        :  Walah! Di sini Sauronnya buuanyak sekali lho, Mas!

FB    :  Ya itu masalahnya. Lha kalau satu Sauron saja punya ratusan ribu monster, apalagi kalau Sauronnya banyak. Tahu sendiri kan, Sauron itu untouchable dan invisible…(berhenti sejenak)…

I        :  Oh, begitu ya, Mas. Kalau begitu kita beralih ke bahasan tentang kabinet. Ngomong-ngomong Mas Frodo sudah punya bayangan apa belum?

FB    :  Ada sih, Koordinator penasihat misalnya, sudah pasti Mbah Gandalf.

I        :  Sorry nih, Mas. (berbisik) Mbah Gandalf apa tidak terlalu tua dan lambat untuk urusan kenegaraan, terutama kalau kita lagi “berperang” dengan negara lain ?

FB    :  Mas-mas…(sambil menggeleng-gelengkan kepala), emangnya kerjaan penasihat musti lari-lari, ya nggak dong! Untuk hal-hal yang sifatnya strategis kita pasti butuh orang yang sudah matang pengalaman dan pengendalian emosinya. Orang sepeyot Mbah Gandalf nggak terlalu mikirkan lagi harta kekayaan dan jabatan. Yang dipikirkan cuman satu, bagaimana caranya nolong orang! Nggak mungkin korupsi.

I        :  Masak iya ada orang kayak gitu, Mas?

FB    :  Weleh, gimana sampeyan ini. Orang-orang seperti Mbah Gandalf ini nggak dikasih jabatan tetap akan bekerja untuk kepentingan orang banyak. Justru saya ini sebenarnya ngerepotin beliau, untung beliaunya mau.

I        :  (sedikit manggut-manggut) Tapi bagaimana pandangan Mas Frodo sendiri tentang perang?

FB    :  Sorry, Mas. Sebagai hobbit saya tidak doyan perang, Saya lebih suka perdamaian, persahabatan, dan kesetiakawanan. Perang hanya boleh dilakukan kalau benar-benar terpaksa dan bukan dipaksakan.

I        :  OK! Kalau begitu bagaimana dengan posisi penasihat bidang Keamanan dan Pertahanan?

FB    :  Untuk urusan yang satu ini, tidak ada alternatif lain selain Bang Aragorn. Beliau akan saya jadikan sebagai  Penasihat bidang Kesetiakawanan dan Persatuan.

I        :  Koq sebutannya beda, Mas?

FB    :  Hitung-hitung reformasilah. Saya lihat di negara ini sudah tidak ada lagi rasa kesetiakawanan, semua merasa saling curiga. Kepentingan kelompok diletakkan pada posisi teratas. Terkenal sedikit, orang menjadi sombong. Makannya ikatan persatuan negara ini menjadi lemah.

I        :  Lalu kenapa Bang Pentagon, eh maksud saya, Aragorn yang dipilih.

FB    :  Masak you lupa sama film saya? Waktu jadi raja, dengan segala kerendahan hati dia beserta rakyatnya mau berlutut menghormati saya dan kawan-kawan saya…(mukanya sedikit memerah…mungkin sedikit GR…), maksud saya supaya bisa melihat wajah saya face to face soalnya badan saya kan pendek…(ups sorry, ternyata maksudnya melucu???)

I        : Lho, dia kan doyan perang dan sekarang sudah jadi raja, masak dia mau turun tahta?

FB    :  Itulah bedanya Bang Aragorn. Dia sebenarnya sama sekali tidak senang perang dan tidak gila jabatan. Orangnya bahkan sangat romantis, makanya Kak Arwen suka banget ama dia.

I        :  Lalu bagaimana dengan bidang ketenagakerjaan?

FB    :  Istilah itu juga akan saya ganti menjadi bidang Kerja Keras dan Sportivitas. Untuk urusan yang satu ini Om Gimli orangnya.

I        :  Tapi ngomongnya saya lihat kasar sekali lho, Mas Frodo.

FB    :  Mas mau pilih yang mana? Orang yang kata-katanya lembut tapi berhati ular, atau sedikit kasar tapi sportif? Orang-orang kita sekarang ini secara fisik dan mental gampang sekali lelah. Pekerjaan bisa relafit lebih mudah diciptakan kalau kita tidak gampang patah arang dan tidak takut untuk menjadi orang jujur. Dan yang terpenting, jangan membesar-besarkan hal yang kecil, menghabiskan energi,…

I        :  Kenapa bukan Pak Legolas untuk posisi tadi?

FB    :  Tidak, Uwak Legolas lebih pas sebagai Penasihat bidang Ketelitian dan Kecekatan. Kerjaan awalnya Om Gimli, finishingnya Uwak Legolas. You sudah lihat sendiri cara dia membidik musuh kan? Efektif dan efisien! Selain itu wajahnya yang cakep tapi dingin dan berwibawa pasti bisa menaklukkan “umpan” yang diumpankan oleh para koruptor di negara ini, bukan sebaliknya.

I        :  Itu tadi daftar penasihatnya Mas Frodo, sekarang bagaimana dengan para pembantu presiden?

FB    :  Maksud Mas, Menteri? Jangan pake istilah pembantu, dong! Kami ini semua satu kelompok kerja, kami bekerja sama, team work,  bukan sama-sama bekerja! Job description kami sangat jelas, kami ini pembantunya rakyat .Dan dalam kabinet ini, kalau sekarang saya dicalonkan jadi presiden, semata-mata karena faktor kebetulan!

I        :  Apa artinya Mas Frodo nggak keberatan nanti kalau anggota kabinetnya juga ikut mencalonkan diri di masa yang akan datang?

FB    :  Ya, jelas tidak!!! (nadanya agak tinggi…). Begini, Mas. Tidak ada yang perlu dipertahankan di muka bumi ini selain kejujuran dan ketulusan hati, apalagi sekedar sebuah jabatan, sebagai presiden sekalipun.

I        : Kembali ke masalah menteri, siapa saja kira-kira nama yang bakal masuk!

FB    :  Belum semuanya, Mas. Tapi sudah pasti saya akan memasukkan Sam, Pippin, dan Merry ke dalam susunan kementrian saya, mereka adalah orang-orang yang sangat baik.

I        :  Mereka agak nakal lho, Mas?

FB    :  Itukan dulu, Mas, di movie Lord of The Ring I. Lagian namanya juga anak-anak…waktu itu, sekarang mereka sudah dewasa (dengan cepat ditambahkannya…)

I        :  Tapi, kabinet anda nuansanya sangat kental dengan SUSU IBU (Susah Sekali di Suruh karena Ikatan Budi)?

FB    :  Bukan SUSU IBU, Mas. Tapi SUSU TANTE (Sukses Selalu Usahanya Tanpa Tekanan). Karena TANTE-lah, mereka selalu happy saat kerja. Mereka adalah orang-orang yang kompetensi dan prestasinya nyata, diakui, dan sudah pasti bebas konversi.

I        :  Pertanyaan terakhir, kira-kira Mas Frodo ingin jadi presiden sampai berapa kali?

FB    :  Ini aja kalau bisa nolak kok, Mas. Lha belum apa-apa sudah dikasih peringatan bahwa “sepuluh bulan pertama” kinerja seorang Presiden harus sudah terlihat. Bikin satu film Lord of The Ring aja lama banget, nggak cukup satu tahun. Apalagi jadi presiden! Di film, Sauronnya masih ikut skenario! Di sini, wes ewes ewes bablas angin’e…

I        :  (tambah satu pertanyaan) Terus kalau gitu, bagaimana Mas?

FB    :  Main film aja lha, Mas. Saya mundur aja dari pencalonan Presiden ini…

I        :  ???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s